Belajarlah dari Beliau

Selamat malam Semarang dan sekitarnya..
Apakabarnya di hari ke-2 bulan ramadhan ini?
Ketika mencoba mengupload foto FLS kemarin, baru baca postingan di bawah ini, membuat hati semakin melan,  T.T Ya Allah, 
Postingan dari Mba Anis Diah Ayu Masita
-----------
"Belajarlah dari Beliau.."

Hari ini belajar dari seorang Ayah yang kebetulan diberikan kesempatan Allah untuk berjuang menghidupi keluarganya dalam keadaan tidak bisa melihat dengan jelas. Ya, seorang Ayah yang senantiasa menjaga dan merawat salah satu anaknya dengan sabar. Nama anak sulungnya adalah Sholeh, anak 14 tahun ganteng yang diberikan nikmat oleh Yang Maha Kuasa untuk menikmati hidup selama bertahun2 dengan kondisi tertidur dan kekakuan pada seluruh tubuhnya.

Saat ini aku belajar tentang kasih sayang seorang Bapak kepada anaknya yang tiada batas.
Bapak itu sayang sekali dengan Sholeh. Memandikan, menyuapi, menggendong Sholeh untuk membersamainya mencari uang bahkan di akhir hayatnya ia masih menitipkan sholeh kepada istrinya dan masih percaya bahwa suatu saat nanti Sholeh bisa seperti layaknya anak yang lain untuk bangun serta melihat dunia ini dengan posisi duduk.

Masih ingat dibenak kami,
Senyummu wahai Ayahanda, ketika menyambut kami dirumah. Sosok khasmu dengan langkah perlahan sambil meraba apa-apa disekitarmu agar tidak

tersandung, untuk segera keluar ketika suara salam kami terdengar olehmu. Ini akan membuat kami selalu merindukanmu. Tidak akan lupa juga oleh kami, berulang kali engkau ucapkan terimakasih kepada kami dengan gaya ala mu, waktu kami berpamitan setelah selesai bermain dan berbagi dengan kedua jagoanmu.

...
Dan hari ini tepat jam 1 siang tadi, engkau telah berpulang ke tempat paling indah di alam semesta..

Ayah, kami bangga padamu..
Mendapat cerita dari ibu. Bahwa kau pergi meninggalkan mereka dengan tenang layaknya orang tertidur, meskipun mereka tau bahwa beberapa jam sebelumnya kau mengeluhkan rasa nyeri atas sakitmu.
Ayah, jangan khawatir..
Ibu telah mengikhlaskanmu, meskipun ia menyadari setelah ini hidupnya akan semakin tidak mudah.
Ayah, semoga kau tau..
Ternyata jagoan2mu teramat sayang padamu.

Meskipun selama hidupmu, kau belum sempat mendengar sepatah kata pun dari Sholeh untuk memanggilmu 'Bapak' karena keterbatasannya, ia berteriak ketika kau diangkat. Seperti memanggilmu dan ingin mengucapkan : "Bapak Terimakasih, aku sungguh sayang padamu". Begituhalnya dengan Iman, putra bontotmu, yang dikira banyak orang tidak akan menangis dan bahkan akan mengamuk. Begitu kau pergi meninggalkan mereka, ia terduduk dan menangis. Ketika ditanya, ia mengatakan bahwa ia sayang padamu.

Ayah, Berbanggalah disana.
Karena kau melahirkan putra- putra emas, dua jagoan yang berbeda dari anak- anak kebanyakan.
Kami yakin dengan ketulusan, ketangguhan dan perjuanganmu yang secara tidak langsung kau ajarkan akan membuat mereka menjadi individu seperti nama yang disematkanmu kepada mereka, SHOLEH dan IMAN.

Satu hal yang kami pinta darimu Ayah,
Doakan kami..
Agar kami senatiasa konsisten atas langkah ini. Diberikan kekuatan, kesehatan dan kesempatan untuk terus bisa membersamai senyum kedua jagoan tersayangmu hingga kelak nanti mereka menjadi orang, seperti yang kau harapkan.

Tersenyumlah Ayah Sholeh dan Iman.
Semoga doa kami beserta malaikat menemani langkahmu bertemu dengan Nya di tempat yang paling engkau rindukan.Amin.

01/07/2012

*Teman, bapak sholeh dan iman sudah dipanggil Tuhan. Sudah tidak ada lagi langkah dalam pekerjaan mulianya memijat orang atau sekedar meminta ditepi jalan untuk menafkahi keluarga. Bagi rekan disini yang sekiranya ingin menjadi penyalur rejeki keluarga mereka sebagai kakak asuh atau donatur, dapat hubungi nomer 085647095166 (a.n. Anis Diah). Terimakasih kakak, karena uluran tanganmu membuat senyum mereka lebih sempurna :)

-----------

Komentar

Widiastuti mengatakan…
Bagi yang ingin mengirimkan donasi, bisa menghubungi saya di kontak 087872391000. Baru saja dapat nomor rekening penyaluran donasinya. Bisa juga kontak lewat Mba Anis dan bertanya tanya lebih pada Mba Anis. Silahkan di share pada tmn tmnnya apabila berkenan. Terimakasih atas ketulusan hatinya :) Semoga terbalas dengan hal yang tak terduga-duga, amiiin.

Postingan populer dari blog ini

KERAJAAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN

Apakah Sinus Tachycardia itu?